Krisis kepercayaan

Pagi ini Alhamdulillah masih bisa menikmati kopi di rumah miwa. Mamahnya buatin kopi sambil ngobrol krn miwa sedang mandi. Obrolan yang sebentar tapi membuat aku jadi semakin ingin menulis tema di atas. Iya krisis kepercayaan. Ini telah ditakdirkan Allah seperti yang aku alami minggu lalu, ketika sebuah kepercayaan dibalas dengan entah aku harus nyebutnya pengkhianatan atau apalah itu, karena motif dari si penerima kepercayaan juga belum tahu. Awalnya Tidak mau bersuudzon tapi kalo begini jadinya apakah lantas tidak boleh lg percaya begitu saja kepada sahabat, teman, rekan, atau saudara sendiri? Mungkin harus waspada tapi jangan berlebihan karena bisa menimbulkan suudzon. 

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s