Liat beliau

Minggu kemarin, saat waktu coffe break di depan kantor. Tercengang melihat bapak2 sudah setengah abad usia beliau perkiraanku. Beliau tertatih mendorong sepeda tuanya dengan beban berat di boncengan belakang. Di tengah hiruk pikuk dan macetnya jakarta, ditambah teriknya panas dan sering sekejab berubah awan hitam dilanjutkan derasnya kucuran air keberkahan-Nya.

Kadang aku harus melihat ke bawah ketika kerja sudah males-malesan, tidak semangat, output tidak ada, melihat seperti beliau itu. Semangat kerja beliau, harus jadi pemicu ku. Allah selalu mengingatkanku, akunya yang selalu tidak tanggap dengan peringatan-Nya.

Yaa Rabb, tumbuhkan semangat ku. Hapuskan sifat pemalasku.

Tinggalkan komentar

Filed under Nasihat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s