Pertama part 2

Hari ini diawali dengan kesalahanku sendiri, kelupaan ngeprint rincian dari kerjaan yang merupakan hal terpenting yang harus dilampirkan ketika mau minta tambahan uang persediaan.

Diawali kejadian ditolaknya persetujuan oleh KPPN hari senin lalu karena ada alasan dipa msh revisi, tapi setelah diujicoba dengan masukkan tagihan laennya bisa cair. Akhirnya sedikit diskusi dengan bos KPPN alhasil bisa mengajukan TUP dengan syarat.

Berawal hikmah sholat dhuha yang membuatku teringat ada yang ganjil dengan tipisnya surat yang akan diajukan, akhirnya aku pun harus nyusulin kekurangan tanda tangan bos ke tempat beliau rapat. Dan ini pertama dalan sejarah aku harus nyusulin mengejar bos. Tapi apa daya si bos malah klayapan di luar tempat rapat sedang sang sopir ada dilokasi rapat dengan mobilnya.. Astaqfirulloh. Tau rapat jam 1, ya ga usah buru2 ngejarnya tadi. Biar ga salah paham ngopi plus udud aja di B1 warung kemitraan.

Terima kasih miwa memberi semangat Selalu ada yang pertama untuk menjadi selamanya. 

Selalu ada hikmah dibalik kejadian, aku bisa bersilaturahmi ke teman2 mumpung msh bulan lebaran.🙂

Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan umat-Nya

Tinggalkan komentar

Filed under Unek-unek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s