Aku mampu

Beberapa hari lalu aku susah tidur karena memikirkan hal2 yang sebenarnya tidak terlalu penting, tapi karena aku diberi kelebihan oleh sang Khalik untuk selalu memikirkan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu dipikir terlalu jauh dan aku tidak bisa acuh itulah masalahnya. Seharusnya aku lebih bersyukur lagi dan bukan melihat ke atas tapi harus melihat ke bawah.

Semua pekerjaan memang ada resikonya, tp kenapa aku susah memahami itu, seolah2 aku tidak mampu dengan pekerjaanku ini karena aku tidak percaya diri sehingga aku merasa tidak mampu. Takut salah itulah penyebabnya juga, jika melihat berbagai pekerjaan semuanya juga ada tingkat kesulitan tapi sebenarnya pekerjaanku ini santai hanya duduk di depan komputer saja aku tidak percaya diri dan takut salah.

Aku harus bisa mengatasi masalah dalam diriku ini, aku  pasti bisa dan mampu. Untuk itu sekarang aku menerapkan aku harus melihat berbagai jenis pekerjaan dan resikonya, jika mereka bisa dan mampu aku pasti juga demikian.

  1. Supir pekerjaan sepele tapi harus konsentrasi dan tidak lalai, jika itu dilanggar maka berakibat fatal. Kecelakaan adalah akibatnya.
  2. Tukang bangunan pekerjaan dengan tenaga, walau berbekal tenaga saja tapi ini juga tidak mudah, kalau tidak hati-hati ketika mengerjakan di lantai 3 kita bisa jatuh.
  3. Arsitektur, memang keren tapi juga ada resikonya, jika salah perhitungan dalam membuat desain sebuah bangunan maka tidak akan jadi bangunan tersebut bahkan dikomplain.
  4. Pengamen cukup bermodal suara tapi juga beresiko, dikejar kamtib atau harus berlarian ketika naek ke bus yang sedang berjalan.
  5. Tukang jahit harus punya skill jika salah perhitungan dan hasil kurang baik pasti konsumen enggan datang lagi.
  6. Buruh pabrik, dengan bekerja 3 shift ada pagi siang dan malam, kerja berdiri 12 jam.

Dan masih banyak lagi jenis pekerjaan lainnya yang bisa aku jadikan patokan supaya aku mampu melewati masalah ini.  YAA Rabb Dzat pemberi akal pikiran, berilah hamba ilmu yang bermanfaat, berilah hamba pemahaman dalam pekerjaan, hindarkan kesalahan dalam bekerja, semoga pekerjaanku ini penuh barokah dan tetap di jalan-MU. AMIN

4 Komentar

Filed under Unek-unek

4 responses to “Aku mampu

  1. kurniaeno

    Amiin mbah…
    hidup memang penuh resiko,
    jika tidak ada resiko berarti kita tidak hidup
    heeee
    semangat
    semangat

  2. Allahumman amien…
    keep working ben gud jop”
    kecepatan hidup tiap orang sama (3600 detik per jam), now.. mari berlomba menyegerakan memperbaiki keadaan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s