Termakan omongan

Yeah begini lah kampungku, yang warganya begitu beraneka ragam sifatnya. Banyak kejadian yang diluar perkiraan terjadi di kampungku ini. Seperti yang aku alami, karena emang aku sekarang masih dalam proses pencarian pekerjaan. Aku tidak mau termakan omongan ku sendiri atau aliasnya karma, begitulah sentilan tetangga-tetanggaku yang baik terhadapku.😀

Beberapa bulan lalu emang aku pernah berujar tidak ingin bekerja di kediri,  bukan untuk selamanya namun sementara waktu saja. Karena cita-citaku dari dulu saat awal kuliah adalah bekerja di kediri karena ingin memajukan kotaku sendiri. Namun itu disalah artikan oleh sebagian tetanggaku sehingga cercaan sekarang menimpaku. Aku dianggap termakan omongan sendiri karena sudah 5 bulan lebih dari wisuda belum juga mendapatkan pekerjaan di luar kediri. Sedang pekerjaan yang di kediri sering aku tolak. Karena kembali ke alasan ku tadi, memang untuk sementara aku hanya ingin merantu.

Tapi biarlah mereka beranggapan begitu, yang penting sekarang aku masih ingin mewujudkan keinginanku. Semoga apa yang terjadi sekarang ini bisa aku ambil hikmahnya. Tetangga-tetanggaku aku tetap sayang padamu semuanya. Karena engkau semua telah memberi banyak pelajaran hidup. Semoga Allah memberi limpahan berkah pada kita semuanya. Amin

Tinggalkan komentar

Filed under Unek-unek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s